Showing posts with label Proxmox. Show all posts
Showing posts with label Proxmox. Show all posts

Wednesday, April 12, 2017

Fix Proxmox Cluster Not Ready - No Quorum (500)

Assalamualaikum Wr. Wb.
Halo teman - teman, kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman sekaligus membagikan tutorial, gimana sih, mengatasi Error Task: Cluster Not Ready - No Quorum ? (500)

Pendahuluan

Munculnya TASK ERROR: Cluster not ready - no quorum ?, dengan error code 500, yang menurut saya merupakan salah satu error dari Proxmox, yaitu saat kita mencoba untuk melakukan cluster, tapi cluster yanng kita lakukan error, sehingga berakibat, semua virtual machine kita tidak bisa dijalankan dan muncul error cluster not ready - no quorum ?(500).

Latar Belakang

Bermula dari pengalaman saya ketika ingin mencoba untuk cluster, Server Proxmox saya dan teman saya, namun cluster tersebut gagal saya lakukan dan berakibat, semua Virtual Machine saya tidak bisa dijalankan sama sekali.

Maksud dan Tujuan

Untuk mengatasi Error Task: Cluster Not Ready - No Quorum ? (500)

Alat dan Bahan

[+] Server Proxmox yang memiliki error tersebut
[+] Laptop untuk meremote server proxmox
[+] Doa dan keyakinan agar semua usaha yang kita lakukan bisa berhasil

Jangka Waktu Pelaksanaan

Kurang dari 5 menit

Tahap Pelaksanaan

Remote terlebih dahulu server proxmox kita dengan menggunakan perintah:
# ssh username@IPServer
misalnya
# ssh root@192.168.13.4

Masukkan Password, lalu tekan enter
Pertama yang harus kita lakukan adalah Stop corosync dan pve-cluster services di server proxmox kita dengan menggunakan perintah:
# systemctl stop pve-cluster

# systemctl stop corosync

Lalu start lagi cluster file system dalam local mode dengan menggunakan perintah:
# pmxcfs -l

Dan Terakhir hapus sisa file konfigurasi corosync, dengan menggunakan perintah:
# rm /etc/pve/corosync.conf

# rm /etc/corosync/*

Lalu coba jalankan lagi virtual machine pada proxmoxnya, apakah sudah berhasil atau belum. Pengalaman saya, cara ini berhasil.

Kesimpulan

Kegagalan pada pembuatan cluster bisa diakibatkan karena, kita kurang teliti dalam melakukan konfigurasi - konfigurasi pada saat  melakukan cluster, oleh karena itu baca terlebih dahulu referensi - referensi Proxmox pembuatan cluster, pahami konsep sebelum ke teknis, setelah kita sudah mempersiapkannya dengan matang dan sudah mempunyai target kedepannya, maka kita bisa memperhitungkan hasilnya.

Referensi

https://nasyril.wordpress.com/2016/12/07/mengatasi-cluster-not-ready-no-quorum-500/

Itulah sedikit pengalaman dan tutorial yang saya sampaikan kali ini, mudah - mudahan bermanfaat bagi teman - teman,
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more

Monday, March 20, 2017

How To Start and Stop VM Proxmox Via CLI

1. Maksud dan Tujuan
  • Ingin lebih mengetahui tentang start and stop VM selain dengan remote web Proxmox, namun kita juga bisa start dan stop VM kita via CLI proxmox
2. Langkah Pelaksanaan
  • Untuk me-start, caranya sangat mudah yaitu hanya dengan mengetikkan perintah:
#qm start <VM-id>
misalnya
#qm start <1148>
  • Dan Untuk me-stop, caranya juga tidak jauh berbeda dengan me-start VM kita, yaitu dengan memasukkn perintah:
 #qm stop <VM-id>
misalnya
#qm stop <1148>
Referensi:
  • Friends BLC Telkom Klaten
Read more

Wednesday, March 1, 2017

Cara Backup VM Proxmox

1. Pengertian
  • Backup menurut saya, yaitu suatu cara membuat cadangan file dengan cara menyalin dan mengarsipkannya kedalam sebuah komputer, agar file tersebut dapat di restore atau digunakan kembali.
2. Latar Belakang
  • Latar belakang saya melakukan pembackupan terhadap VM di proxmox saya, yaitu karena konfigurasi sering salah, ragu menginstall aplikasi, tapi dengan di backupnya VM saya, saya jadi lebih bebas menginstall dan mengkonfigurasi pada VM saya.
3. Maksud dan Tujuan
  • Agar konfigurasi dan aplikasi yang sudah terinstall di VM Debian saya bisa di backup dan di restore kembali.
4. Alat dan Bahan
  • Laptop untuk remote Proxmox
  • VM yang akan dibackup
5. Waktu Pelaksanaan
  • 30 - 60 menit tergantung dari besarnya file yang dibackup
6. Langkah Pelaksanaan
  • Pertama remote server dengan memasukkan perintah
#ssh username@IPserver
  • Lalu kita lihat list VM-nya dengan memasukkan perintah
#qm list
  • Lalu kita backup VM-nya dengan mengetikkan perintah
#vzdump (lalu VM-id yang akan kita backup)

misalnya

#vzdump 1148
  • Setelah berhasil kita backup, lalu kita masuk ke directori hasil backupnya, biasanya ada di directori /var/lib/vz/dump/
  • Masuk ke directori tersebut dengan cara mengetikkan perintah
#cd /var/lib/vz/dump/
#ls (untuk melihat isi didalamnya)
  • Setelah itu kita kirim data hasil backup tadi ke laptop kita dengan cara mengetikkan perintah
#scp file yang akan kita pindah ke laptop username@ipkita:/directori tujuan

misalnya

#scp vzdump-qemu-1148-2017_03_01-10_48_33.log vzdump qemu-1148-2017_03_01-10_48_33.vm
  • Pilih yes, masukkan password, lalu tunggu prosesnya selesai

Referensi:
Aku BLC, Kamu BLC, Kita Semua BLC: by teman - teman BLC Telkom 

Read more

Thursday, February 16, 2017

Instalasi Debian Server 8.6 Via Proxmox

Assalamulaikum Wr. Wb.
Halo teman - teman, setelah saya posting tentang pengenalan Debian, alangkah baiknya jika saya posting langkah - langkah installasinya, namun installasi yang saya lakukan adalah via Proxmox,

Pendahuluan

Menurut saya, Debian adalah salah satu distro linux yang yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya.

Latar Belakang

Agar nantinya Debian yang kita install via Proxmox ini, bisa kita oprek untuk belajar konfigurasi server Debian

Maksud dan Tujuan

Untuk mengetahui cara menginstall Sistem Operasi Debian 8.6 Via Proxmox

Alat dan Bahan

[+] Satu buah PC Server yang telah terinstall Proxmox
[+] Satu Set Topologi Client Server Satu buah Mikrotik untuk pembuatan topologi [+] Satu buah Laptop yang terhubung ke Proxmox lewat web browser untuk remote
[+] ISO Debian 8.6 DVD-1

Jangka Waktu Pelaksanaan

30 - 40 menit

Tahap Pelaksanaan

  • Hubungkan laptop ke Proxmox lewat WebBrowser
  • Pastikan terlebih dahulu DVD ISO Debian Sudah di Upload ke dalam Proxmox lewat Web Browser
  • Masuk ke menu Proxmox, "klik Create VM".
  • Isi pada VM ID, dan Name, pada Node biarkan pva
    • Pada tab OS, pilih Linux 4.X/3.X/2.6 kernel 
    • Pada Tab CD/DVD, pilih Use CD/DVD disc image file (iso), lalu pada ISO Image, cantumkan ISO DVD Debian 8.6 yang telah kita upload
    • Pada Tab Harddisk, pada Disk Size, isi sesuai dengan Kapasitas Harddisk.
    • Pada Tab CPU, isi Cores dengan angka 1 saja, agar tidak terlalu berat ketika dijalankan
    • Pada Tab Memory, isi sesuai dengan spesifikasi minimal untuk menginstall Sistem Operasi yang akan kita install
    • Pada Tab Network, isi VLan yang telah kita buat di MikroTik
    • Klik Confirm Lalu Finish
    • Klik pada VM yang telah kita buat tadi, Klik Start lalu klik tab Console



    •  Lalu masuk ke Penginstallan, klik Install
     
    • Pada pemilihan bahasa, pilih yang mudah anda pahami
    •  Pada pemilihan lokasi, pilihlah sesuai lokasi anda
     
    • Pada pengaturan keyboard, pilih Inggris Amerika
    • Pada proses loading pengaturan jaringan, pilih batal saja, karena kita akan mengkonfigurasi jaringan secara manual
    • Pilih atur jaringan secara manual
     
    •  Isikan IP Address, Gateway, serta DNS sesuai dengan IP VLan kita


    • Isikan Hostname
    • Isikan nama Domain
    • Isi Password dan Konfirmasi Password untuk user root

    •  Isikan Username atau Nama Pengguna dan jangan lupa isi Password dan konfirmasi Password



    •  Pilihlah lokasi waktu kita, misalnya saya menggunakan wilayah Waktu Indonesia barat (WIB)
     
    • Pada Pemartisian harddisk, pilih terpandu == gunakan seluruh harddisk
      

    • Pada langkah selanjutnya, pilih semua berkas di satu partisi
    •  Pilih selesai mempartisi dan tulis perubahan - perubahannya ke harddisk
    •  Pilih Iya
    •  Pada langkah mengatur pengelola paket, pilih tidak, karena kita harus memindai ISO Debian kita, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit

    • Pada pemilihan perangkat lunak, pilih seperlunya, dengan menggunakan tombol space
    • Pada langkah memasang boot loader GRUP pada harddisk, pilih YA
    • Lalu pilihlah sebuah piranti untuk memasang boot loader GRUP pada harddisk
    • Setelah proses instalasi selesai, pilih lanjutkan dan biarkan reboot
    • Proses instalasi selesai, silahkan masuk menggunakan username dan password

    Kesimpulan

    Dengan memebuat VM dan kita install Debian ini, maka kita juga bisa membuat VM lain dan bisa kita install untuk kita jadikan sebagai client, atau install OS yang sama, sebagai multiserver.

    Referensi

    Ebook Konfigurasi Debian Server Ver_BLC_Telkom.pdf

    Sekian dari saya, terimakasih,
    Wassalamualaikum Wr. Wb.
    Read more